masukkan script iklan disini
JAKARTA, PAHAMLAH.COM— Presiden Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait skandal korupsi yang menjerat Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel. Prabowo menegaskan bahwa posisi Noel di kabinet tidak akan dibiarkan kosong dan penggantinya sudah disiapkan.
“Ada nanti, tenang saja,” ujar Prabowo singkat saat ditanya awak media seusai meresmikan Gedung Layanan Terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Mahar Mardjono, Jakarta.
Meski begitu, Prabowo masih enggan mengungkap nama calon pengganti Noel. Ia menekankan bahwa proses pergantian tengah berjalan dan publik diminta bersabar. “Sudah diurus semuanya itu,” tegasnya.
Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan 11 tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Salah satu tersangka utama adalah Noel.
Dari hasil penyidikan, praktik pemerasan terkait sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) itu sudah berlangsung sejak 2019 dan diperkirakan menghasilkan dana hingga Rp 81 miliar. Noel sendiri diduga menerima Rp 3 miliar serta sebuah motor gede Ducati dari praktik haram tersebut.
Modus yang digunakan yakni memperlambat bahkan mempersulit penerbitan sertifikasi K3. Biaya yang seharusnya hanya Rp 275 ribu per sertifikat bisa melonjak hingga Rp 6 juta bagi pihak yang tak ingin repot.