masukkan script iklan disini
PELALAWAN, PAHAMLAH.COM– Dugaan praktik perjudian mesin tembak ikan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali menjadi sorotan masyarakat. Aktivitas yang diduga telah berlangsung cukup lama itu disebut masih beroperasi hingga kini dan dinilai semakin meresahkan warga.
Berdasarkan hasil penelusuran awak media pada Minggu (21/6/2026), arena yang diduga menyediakan permainan judi mesin tembak ikan tersebut disebut mulai beroperasi sejak sore hingga larut malam. Keberadaannya dikhawatirkan dapat memicu berbagai persoalan sosial, mulai dari terganggunya ketertiban lingkungan hingga berdampak pada kondisi ekonomi keluarga para pemain.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku aktivitas tersebut bukanlah hal baru bagi masyarakat setempat.
"Sudah lama beroperasi. Hampir setiap sore sampai malam masih ramai. Kami berharap aparat penegak hukum segera turun tangan dan menindak tegas agar tempat itu ditutup," ujarnya kepada awak media.
Warga berharap adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum untuk memberantas praktik perjudian di wilayah tersebut demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
"Kami ingin Desa Segati terbebas dari aktivitas perjudian karena dampaknya sangat merugikan masyarakat," tambahnya.
Praktik perjudian merupakan perbuatan yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Selain berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi para pelakunya, perjudian juga dinilai dapat memicu munculnya berbagai tindak pidana lainnya serta mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Untuk memenuhi prinsip keberimbangan pemberitaan, awak media telah berupaya mengonfirmasi seseorang berinisial Sembiring yang disebut sumber sebagai pihak yang diduga berkaitan dengan pengelolaan lokasi tersebut. Saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, yang bersangkutan hanya membalas singkat, "Apa?"
Namun, ketika awak media kembali mengajukan konfirmasi mengenai dugaan keterlibatannya dalam pengelolaan maupun kepemilikan mesin tembak ikan tersebut, hingga berita ini diterbitkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan ataupun klarifikasi.
Tim


