Iklan

IMG-20250908-180154

Kim Sang Sik Terharu, Vietnam U-23 Finis Ketiga Piala Asia U-23 2026

PaHamlah.com
Sabtu, 24 Januari 2026, Januari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-01-24T20:25:18Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
JAKARTA,PAHAMLAH.COM-Malam di Stadion King Abdullah Sports City berubah menjadi panggung drama dan emosi. Vietnam U-23 menutup Piala Asia U-23 2026 dengan kepala tegak usai merebut peringkat ketiga, menundukkan Korea Selatan lewat adu penalti menegangkan, Jumat (23/1).

Laga berakhir imbang 2-2 hingga babak tambahan, sebelum Vietnam memastikan kemenangan 7-6 pada babak tos-tosan. Namun, hasil akhir itu lahir dari perjuangan yang jauh dari kata mudah.

Vietnam sempat memimpin 2-1, tetapi petaka datang di menit ke-86. Nguyen Dinh Bac harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Lee Chan Ouk. Bermain dengan sepuluh orang, The Golden Stars Warriors tak mampu menahan gol penyama kedudukan Korea Selatan di detik-detik akhir waktu normal.

Dalam kondisi pincang dan kelelahan, Vietnam U-23 bertahan mati-matian di babak tambahan. Serangan demi serangan Korea Selatan berhasil diredam, hingga laga harus ditentukan melalui adu penalti—dan di sanalah mental baja Vietnam berbicara.

Pelatih Kim Sang Sik tak kuasa menyembunyikan emosinya usai pertandingan. Pelatih asal Korea Selatan itu menyebut perjuangan anak asuhnya sebagai sesuatu yang luar biasa.

“Ini pertandingan yang sangat berat. Kami bermain dengan sepuluh pemain, tapi tetap bisa bertahan dan menang. Itu fantastis. Saya sangat bersyukur kepada seluruh pemain dan staf pelatih atas kerja keras mereka,” ujar Kim Sang Sik, dikutip dari TheThao247.

Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para pemain yang berjuang dalam kondisi tidak ideal, termasuk Nguyen Hieu Minh yang harus menepi karena cedera.

“Terima kasih kepada semua pemain yang telah memberikan segalanya. Tim ini memberi saya begitu banyak emosi,” ucapnya.

Kim Sang Sik menilai duel melawan Korea Selatan bukan hanya soal hasil, melainkan pembelajaran berharga bagi masa depan Vietnam U-23.

“Kedua tim sangat lelah secara fisik dan mental. Namun para pemain tetap bertarung dengan tekad penuh. Pengalaman seperti ini akan membuat mereka lebih dewasa dan terus berkembang,” katanya.

Peringkat ketiga mungkin bukan trofi utama, tetapi bagi Vietnam U-23, malam itu adalah bukti karakter, ketahanan, dan keberanian—nilai yang jauh lebih mahal dari sekadar medali.

Sumber:cnnindonesia.com
Komentar

Tampilkan

Terkini

Tag Terpopuler