Iklan

IMG-20250908-180154

Sungai Dibendung Perusahaan, Ribuan Kelapa Tak Berbuah: Dr. Elviriadi Siap Turun ke Inhil

PaHamlah.com
Jumat, 28 November 2025, November 28, 2025 WIB Last Updated 2025-11-28T20:35:46Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini
INHIL, PAHAMLAH.COM-Puluhan hingga ratusan warga Kuala Enok Indragiri Hilir Mengeluh dan menderita. Semua akibat ulah perusahaan yang menutup aliran sungai.

Pembendungan aliran sungai tersebut disinyalir membuat berhektar hektar lahan perkebunan kelapa rakyat tak bisa berbuah.

Mendengar informasi dari masyarakat Indragiri Hilir tersebut, pakar lingkungan hidup Dr Elviriadi langsung angkat bicara

Ya seharusnya kan ada AMDAL. Jika membuat rona lingkungan berubah, dan ada penduduk terkena dampak, sifat akumulatif dampak, tentu harus dilakukan AMDAL, " ujar alumni UKM Malaysia, (Jumat, 28/11/25)

Kepala Departemen Restorasi Gambut- Mangrove Majelis Nasional KAHMI itu menilai pemerintah kurang tanggap.

"...yang gini gini kan, seharusnya segera di sikapi pemerintah, bisa melalui dinas LH Kabupaten. Yang tanggap dong, " sindir putra selatpanjang Meranti itu.

Elviriadi paling lama hari Ahad pagi tancap gas ke Inhil guna mengobservasi lapangan.

"InsyaAllah segera saya cek. Saya juga akan koordinasi dengan Bupati, Dinas LHK Propinsi dan Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup. Kasian warga Kuala Enok. Kelapa itu sumber penghasilan utama, " imbuhnya.

Keberangkatan tokoh masyarakat Riau asal kabupaten Meranti itu juga untuk menjadi saksi ahli kasus lingkungan di Pengadilan Negeri Indragiri Hilir.

Sekalian silaturahmi sama adik adik HMI Cabang Tembilahan, Jumpa Tokoh Tokoh senior dan mengkonsolidasikan kekuatan rakyat. Kalau tak gitu, lelamo temakol pantai solop pun meloncot ke pangkuan cukong sungai. Kepunanv telouw tembakuuul laaaah, " pungkas peneliti gambut yang ikhlas gundul permanen demi hutan tropis.***

Tim
Komentar

Tampilkan

Terkini

Tag Terpopuler